Rabu, 21 Juli 2010

Harus tahan emosi.....


Hari ini bener-bener hari yang berat buat nahan emosi, aja ada pancingan buat marah.
Diawali saat aku datang ke tempat usahaku, setelah aku lihat ternyata hanya ada satu pegawai yang standby, padahal seharusnya dua pegawai pada jam saat aku datang. Setelah aku tanya pada pegawai perempuan ku panggil saja si A, kemana si B yang seharusnya masuk pada hari itu, si A bilang dia sudah pergi pagi-pagi. hmmmm ok emosi ku sudah terpancing saat itu... ingin rasanya marah.

Aku marah bukan tanpa alasan, semalam si B izin pada ku untuk minta tukar libur. ya dia seharusnya libur hari ini, tapi karena ada keperluan dia minta di tukar libur untuk hari sabtu, karena alasannya acara keluarga tidak ada alasan untuk aku melarang atau mempersulit liburnya, tapi dengan catatan dia tukar libur. Tapi pada kenyataannya, hari ini dia menghilang pergi begitu saja, tanpa ada konfirmasi sebelumnya.

Belum selesai rasa kesal terhadap si B, tiba2 si C pegawai ku yang lain bertingkah menyebalkan. Sebenarnya sepele buat aku, cuma sikapnya yang kurang kerjasama dan terlalu individualis membuat aku terkadang suka makan hati dibuatnya.

Aku hanya minta dia untuk memutarkan lagu, agar tempat usahaku tidak terlalu sepi dan sunyi senyap, tapi gak ada respon sama sekali dari si C. Aku yang sudah kesal awalnya sama si B, melihat tingkah si C jadi males untuk menegurnya. Sampai sekali lagi aku kirim message untuk yang kedua kali dengan permintaan yang sama, tapi tetap tidak ada respon dari dia. hmmmmm kalau tidak ingat hari ini aku sedang saum mungkin sudah dari tadi aku tegur dia atas sikapnya yang benar-benar tidak menghargai aku sebagai owner disana, lagi-lagi emosi ku terpancing dan harus aku tahan.

Sampai akhirnya, aku datangi dia dan meminta langsung untuk dia memutarkan lagu, agar tempat usahaku ini tidak sunyi senyap dibuatnya, lalu apa yang terjadi... dia putar lagunya dengan volume yang sangat kecil... mungkin hanya dia dan tuhan yang bisa mendengar lagu apa yang dia putar.. "BENAR-BENAR MENYEBALKAN". lagi-lagi aku harus tahan emosiku....

Mungkin, jika aku orang yang tidak punya hati dan hanya mengikuti emosi ku, mungkin pegawai-pegawai seperti itu sudah tidak aku pakai lagi, karena hanya akan menjadi duri dalam daging. Tapi aku coba bersabar dan mencoba untuk bijak melihat tingkah laku mereka masing-masing, mencoba instropeksi diri. dan yang lebih penting, selama mereka tidak melakukan tindakan diluar batas aku tidak mau memutus rejeki seseorang hanya karena keegoisan ku semata, hanya karena ketidak senangan ku pada satu pegawai.

So, satu-satunya cara aku harus lebih banyak bersabar, harus lebih bisa mengontrol dan menahan emosi ku. Semoga aku bisa dan aku mampu. amin...

Selasa, 20 Juli 2010

Sebenarnya.....


Sebenarnya lelah…
Sebenarnya letih…
Tapi aku harus kuat
Tapi aku harus maju

Sebenarnya kosong
Sebenarnya hampa
Tapi aku harus tetap tersenyum
Tapi aku harus tetap ceria

Sebenarnya ingin
Sebenarnya butuh
Tapi aku harus sabar
Tapi aku harus tahan

Sebenarnya.......

Hanya Allah yang tahu
Hanya Allah yang mengerti
Hanya Allah sang maha pengatur segalanya

Aku akan tetap sabar menanti
hari indah dimana Allah sudah mengaturnya
dengan sempurna untuk diriku....

Aku percaya Allah sudah mempersiakan
segalanya yang terbaik untuk hambanya
yang sabar menanti .....

Aminn....

Senin, 19 Juli 2010

One day with my mom 'n my sista





“Akhirnya, mama mau juga diajak jalan”, senang ku dalam hati. Ya, Minggu, 18 Juli 2010 aku dan adik ku sepakat mengajak jalan mama ke Taman Buah Mekarsari, Cileungsi-Bogor. Akhirnya aku dan adik ku bisa membujuk dan merayu mama untuk mau jalan-jalan sekedar untuk refreshing agar mama tidak jenuh dirumah saja dengan rutinitas yang dilakukan sama setiap harinya.

Mungkin bagi sebagian orang melihat ini adalah hal biasa, dimana sorang ibu memiliki acara bersama anaknya, tapi ini tidak bagi aku dan adik ku. Karena, sejak sembuh dari sakitnya, mama ku jarang sekali atau bahkan bisa dibilang hampir tidak pernah mau keluar rumah.

Singkat cerita, aku dan adikku berusaha membuat hari itu adalah hari yang menyenangkan untuk mama tercinta, kita berkeliling taman buah, sampai akhirnya aku dan adikku mengajak mama untuk ikut bermain banana boat. Agak sedikit khawatir, apakah ini ide gila mengajak seorang ibu yang terbilang sudah tidak muda lagi bersenang-senang layaknya anak muda seperti aku dan adik ku untuk bermain wahana banana boat, tapi... ternyata kekhawatiran aku dan adik ku hilang, ketika mama mengiyakan ajakan aku dan adikku dengan yakin.

Kekhawatiran aku dan adikku semakin hilang dan berganti bahagia, ternyata mama menikmati wahana banana boat, mama ikut tertawa senang, sedikit teriak ketika aku mencoba menggodanya dengan menggoyang-goyangkan banana boatrnya, sehingga mama agak sedikit ngeri ”sifat jahil ku jangan ditiru ya”. Tapi ternyata mama tidak marah, justru aku melihat mama bisa tertawa lepas, teriak kecil senang, karena sekali-kali petugas banana boat yang membawa kami berputar – putar membuat gelombang yang mengakibatkan banana yang kami naiki agak sedikit oleng.

Sungguh itu momen yang langka buat aku dan adikku melihat mama tertawa lepas dan bahagia (semoga) pasca sembuh dari sakitnya. Setelah puas bermain-main di wahana air, rasanya perut ini lapar, akhirnya aku dan adikku putuskan untuk istirahat sebentar dan mengisi perut yang sedari tadi sudah berontak untuk segera diisi.

Selesai istirahat dan makan, kami jalan-jalan lagi berkeliling melihat-lihat souvenir dan barang-barang dagangan lainnya yang ada disana. Lucunya lagi, ketika aku dan adikku senang berfoto-foto ria, mama ku tidak ingin ketinggalan untuk berfoto-foto ria, akhirnya kami bertiga layaknya 3 anak remaja yang senang sekali foto-foto dimanapun tempat yang kami kunjungi . ”gak nyangka, mama bisa narsis juga” aku membatin senang.


Ketika hari sudah menjelang sore, kami memutuskan untuk pulang kerumah, tapi ketika kami menuju arah pintu keluar, di loby ternyata sedang ada pentas sandirawa India yang digelar oleh pihak Taman Buah Mekarsari, ketika aku tahu mama suka sekali dengan film India, aku putuskan untuk menyimak pentas tersebut.

Tak disangka, mama begitu interest melihat pentas drama India tersebut yang menurut ku biasa saja, tentu karena aku kurang suka dengan film India. Tapi demi mama, aku dan adikku ikut menyimak pentas tersebut. Melihat mama begitu terlihat senang, tanpa sadar aku dan adikku pun ikut terbawa suasana disana, ternyata pentas drama India itu lucu juga. Kami pun akhirnya menuntaskan pentas drama India tersebut sampai selesai.

Akhirya, kami pun harus segera pulang, hmm... berharap hari ini memberikan kesan tak terlupakan oleh mama. Dan ternyata benar saja, sesampainya dirumah mama masih mengingat dan tertawa geli mengingat aksi para pemain pentas drama India di Taman Buah Mekarsari tadi, terutama aksi pria setengah wanita yang mencuri perhatian mama, sehingga membuat mama terpingkal-pingkal dibuatnya. 


Luv u Mom, aku berharap bisa selalu membuat hati mama senang.... ^_*